EKOLOGI DAN FILATELI ECOLOGY AND PHILATELY
Filateli berasal dari bahasa Yunani terdiri dari dua suku kata yakni Philos(yang artinya teman) dan Atelia (yang artinya pembebasan). Istilah ini untuk pertama kalinya dipergunakan oleh seorang bangsa Prancis bernama Herpin pada tahun 1864 (Pengetahuan Filateli, Perum Pos dan Giro, 1985).
Kegemaran mengumpulkan prangko berkembang pertama kali di Inggris dan meluas ke seluruh pelosok dunia termasuk Indonesia. Sebagai pendalaman terhadap hobi baru ini kemudian timbul keinginan untuk mempelajari dan meneliti lebih lanjut hal-ihwal mengenai prangko dan benda-benda filateli lainnya yang berkaitan dengan prangko sebagai objek ilmiah. Kegemaran ini dikenal dengan istilah filateli. Mereka yang memiliki kegemaran ini disebut Filatelis.
Dengan demikian seorang Filatelis sebenarnya adalah seorang ahli prangko. Seorang pengumpul prangko belum tentu Filatelis kalau belum memiliki pengetahuan dan pengalaman dalam bidang perprangkoan. Sebaliknya seorang Filatelis belum tentu mengumpulkan prangko atau memiliki koleksi prangko dalam jumlah yang besar. Akan tetapi sejalan dengan perkembangan saat ini, sebutan Filatelis dipergunakan tidak saja untuk ahli prangko tetapi juga untuk pengumpul prangko.
Istilah Ekologi berasal dari Yunani: "Oikos", Tempat dan "Logos",kata, uraian atau biasa disebut ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antar organisme hidup dan lingkungannya, baik lingkungan fisik ataupun biotik dan mengutamakan baik hubungan antara spesies (tanaman atau hewan) yang berlainan maupun yang sama. Organisme adalah berbagai macam mahluk hidup baik yang ada di dalam air maupun yang ada di darat. Ir. Surna T.Djajadiningrat dalam makalahnya Peran Lingkungan Hidup Dalam Pembangunan mengatakan bahwa Lingkungan Hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya keadaan, dan mahluk hidup termasuk didalamnya manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya.
Pengertian ini secara umum mencakup lingkungan hidup alami, lingkungan hidup buatan dan lingkungan hidup sosial.
Philateli is a term derived from Greek, comprising two words i.e. Philos (friend) and Atelia (liberation). This term was for the first time used by Herpin, aFrenchman, in 1864.

A hobby in collection stamps was developed in England and extended to the whole world, including Indonesia. The exploration of this new hobby has given rise to a curiosity to learn and search more about the history of stamps and other philatelic products as scientific object. This hobby is called philately, and the person who has this hobby is a philatelist.

Thus, a philatelist is actually a stamp expert. A stamp collector may not be regarded as philatelist unless supported by knowledge and experience in stamp properties. On the contrary, a philatelist does not necessarily collect stamps or possesses a huge collection of stamps. Nevertheless, in line with the current development, the term philatelist is used for both stamp expert and stamp collector.

The term of Ecology is derived from Greek world Oikos (home/house) and Logos (word/expression) or, in the other words, a study on the reciprocal relationship between living organisms and their environment, both physical and biotic, especially inter-relationship between the same or different species (flora or fauna). Organism is any living creature found on land or in the water.

The Role of Environment In the Development, a working paper presented by Eng.Surna T. Djajadiningrat, states that envoironment is a unit of space covering all objects, situation, and living creatures including human beings and their attitudes which affect human life and welfare and other living creatures.

in general, this definition covers natural and artificial environment, including social environment.